Header Ads

Breaking News
recent

Mourinho: Pilihan Satu-Satunya


Mourinho: Pilihan Satu-Satunya
Bagi Jose Mourinho, pepatah lama yang menyebutkan bahwa tidaklah bijak untuk kembali ke tempat di mana kita pernah merasakan kejayaan dan berharap akan meraih kesuksesan lagi, hanya memiliki sedikit pengaruh di dunia sepakbola.

"Jangan pernah bilang 'jangan pernah kembali' pada Jupp Heynckes karena ia pergi ke Bayern Munich tiga kali dan di kesempatan ketiga, ia memenangkan treble," ujar Mourinho.

"Jadi jangan katakan hal itu pada Heynckes kecuali Anda ingin mengatakan pada saya bahwa saya harus pergi lagi dan kembali lagi untuk ketiga kalinya. Itu seperti mitos urban di sepakbola."

"Saya ingin berpikir bahwa klub mengenal saya dengan baik dan saya mengetahui klub dengan sangat baik. Saya tidak berpikir hal itu akan berimbas negatif, seharusnya menjadi plus dan bukan minus. Hal itu seharusnya justru membantu kami untuk bekerja dengan baik dan bukan kebalikannya."

"Dari sudut pandang emosional, saya merasa saya kembali," tambahnya. "Ini adalah tempat saya, ini adalah tempat di mana saya tidak pernah kalah di satu pertandingan pun. Ini adalah stadion saya, ruang ganti saya, ini Cobham, ini kantor saya, ini meja yang sama di kantor saya, tetapi dari sudut pandang profesional, rasanya tidak berbeda seperti saya tiba di klub yang baru. Saya memiliki ambisi yang sama. Saya tidak ingin orang berpikir bahwa ini adalah pilihan yang nyaman bagi saya, ini lebih sulit, tetapi memang itu yang saya inginkan."

Mourinho juga menegaskan bagaimana inginnya ia kembali ke Stamford Bridge.

"Jika suatu hari saya kembali ke Italia, saya harus pergi ke Inter," terangnya. "Saya tidak bisa melihat diri saya menghadapi Inter. Saya tidak bisa melihat diri saya di AC Milan, melawan ribuan dan ribuan orang yang siap mati untuk saya di masa lalu."

"Pergi ke Inggris dan tidak ke Chelsea, hal itu hanya akan terjadi jika Chelsea tidak menginginkan saya. Jika Chelsea tidak menginginkan saya, saya seorang pelatih profesional dann saya harus pergi ke tempat lainnya, tetapi ketika saya ingin meninggalkan Real Madrid, saya ingin kembali ke Inggris, dan Chelsea menanti saya, jadi itu satu-satunya keputusan yang bisa saya buat."

Ini adalah musim panas yang langka di mana ada banyak pergantian posisi-posisi top di Premier League, tetapi peluang pekerjaan di tempat lain tidak akan mempengaruhi Mourinho.

"Saya mengetahui bahwa Sir Alex Ferguson akan pensiun sejak berbulan-bulan sebelumnya, dan saya sangat gembira dengan kepercayaan darinya karena itu adalah berita yang besar bagi dunia. Saya tahu hal itu karena kami adalah teman, jadi jika saya mengetahuinya ingin pensiun, itu karena saya temannya dan sebagai teman ia pun tahu bahwa klub yang ingin saya latih di Inggris adalah Chelsea."

"Tentu saja saya katakan hal itu padanya. Untuk Chelsea, saya bersedia menolak setiap pekerjaan lainnya di dunia."

"Saya selalu memiliki hubungan yang baik dengan Chelsea, kami selalu berkomunikasi, terkadang secara langsung pada Mr. Abramovich dan lain waktu dengan orang lain di dewan klub dan orang-orang terdekatnya."

"Selalu ada perasaan bahwa momen yang tepat akan datang lagi, jadi sudah jelas di dalam hati saya itu akan terjadi dan saya pikir hal itu juga jelas bagi mereka. Tetapi kami tetap tenang, tetap sangat santai, dan menunggu momen yang tepat untuk melakukannya."

"Saya pikir hal itu datang di saat yang tepat. Saya ingin meninggalkan Madrid, Chelsea tahu sejak cukup lama bahwa Rafael Benitez tidak akan bertahan dan mereka mencari manajer baru, dan setelah waktu yang lama saya tahu saya harus bekerja di klub lain."

Tidak ada komentar:

Admin : Riki Ridwan. Diberdayakan oleh Blogger.